Redaksi
Rabu, 24 Desember 2025 | 23:06 WIB
PADANG | WALIMEDIA.ID – Tim periset Badan
Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera
Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumatera Barat pada Selasa
(23/12/2025). Pertemuan ini bertujuan menyampaikan berbagai hasil riset
strategis BRIN yang berpotensi diadopsi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dalam
mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan.
Salah satu poin utama yang
dipaparkan oleh perwakilan Tim BRIN, Drs. Musfebtial, M.Hum., adalah hasil
riset terkait mitigasi bencana melalui kajian penamaan rupa bumi atau toponimi.
Kajian ini diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat
kesiapsiagaan bencana yang berlandaskan kearifan lokal, khususnya di wilayah
Sumatera Barat yang rawan bencana.
Audiensi tersebut diprakarsai
oleh Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., dan dihadiri oleh sejumlah periset BRIN,
antara lain PR KKP ARBASTRA Musfebrial, M.Hum., PR MLTL Rita Novita, M.Hum., PR
Preservasi Bahasa Yulino, M.Hum., Syamsurijal dari ARBASTRA, Sharli Asmairicen
dari PR Peternakan, serta Kepala Balibangda/BRIDA Sumatera Barat Rina Anisa.
Kehadiran para periset dari berbagai bidang ini mencerminkan komitmen BRIN
dalam mendorong kolaborasi lintas disiplin dengan pemerintah daerah.
Dalam suasana diskusi yang
hangat, para periset BRIN yang berdomisili di Sumatera Barat berasal dari
berbagai pusat riset, seperti Pusat Riset Hortikultura (PRH) di bawah
Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan
Teknologi Bersih (TLTB), Pusat Riset Teknologi Proses (PRTP) di bawah
Organisasi Riset Energi dan Manufaktur, serta Organisasi Riset Arkeologi,
Bahasa, dan Sastra (ARBASTRA). Gagasan kolaborasi ini disambut positif oleh
Gubernur Mahyeldi, yang menegaskan bahwa Pemda Sumatera Barat telah merancang
program riset kolaboratif dengan melibatkan BRIN sebagai mitra strategis utama.
Menurut Gubernur Mahyeldi,
sinergi antara Pemda dan BRIN sangat penting agar setiap kebijakan publik yang
diambil didasarkan pada analisis data yang akurat dan metode ilmiah yang dapat
dipertanggungjawabkan. Pendekatan tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas
perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk apresiasi nyata,
Gubernur Mahyeldi juga menjanjikan penyediaan fasilitas ruang kerja yang layak
dan nyaman bagi para periset BRIN di Sumatera Barat. Saat ini, Pemda menunggu
surat permohonan resmi dari BRIN sebagai dasar administratif dan legalitas
penyediaan fasilitas tersebut, yang diharapkan dapat menjadi pusat inovasi
bersama antara periset pusat dan daerah.
Di sela-sela audiensi, Gubernur
Mahyeldi secara khusus meminta dukungan Tim Ahli BRIN untuk membantu penanganan
bencana alam yang baru-baru ini melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Ia
berharap keterlibatan BRIN dapat menghadirkan solusi teknis yang cepat dan
tepat, baik dalam upaya pemulihan maupun mitigasi bencana di masa mendatang,
sehingga keselamatan dan ketahanan masyarakat dapat terus ditingkatkan.
(Dilaporkan
oleh Muhammad Fadhli)